Chapter 26 - Gima

1008 Words

Chapter 26 "Bagus! Bagus!" Asmitha Kumari bertepuk tangan heboh. "Kalian pernah mendengar lagu yang aku nyanyikan tadi?" tanya He Hua menatap kedua temannya itu. "Belum pernah mendengarnya," ujar Liang Mei Hwa. "Lagu yang aku nyanyikan barusan judulnya balonku ada lima. Lagu balonku ada lima ini sering aku nyanyikan ketika kecil." ***************************************** Di suatu tempat yang suram dan menyeramkan. Yang ruangannya didominasi warna hitam dan merah. Perabotan-perabotan yang mengisi ruangan tersebut juga tampak menyeramkan. Ada kerangka tanduk dan kepala banteng yang dipasang di sisi dinding sebelah kiri. "Wang Wenxiao, menghadap Yang Mulia Raja!" Seorang pria yang memiliki badan yang kekar dan tegap membungkuk hormat. "Berdirilah!" perintah pria yang duduk di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD