Kisah Benny

1699 Words

 “Kita tunggu Benny keluar. Dia akan marah kalau kita masuk.” “Tapi kenapa?” “Dia nggak suka dianggap lemah. Kita tunggu saja dia keluar.” Cukup lama gue dan Santi menunggu Benny keluar. Tangisan wanita di dalam sana sudah mereda. Selang beberapa menit akhirnya Benny keluar bergegas untuk pergi mengendarai motornya. Namun, gue berhasil mencegatnya. “Kalian ngapain di sini?” tanya Benny tidak suka. “Gue mau bicara sebentar sama lo.” “Apa lagi yang perlu dibicarakan? Gue nggak akan ganggu kalian.” “Ini tentang lo. Gue sudah dengar apa yang ayah lo bilang. Gue dengar semuanya,” kata Santi. Benny mematikan mesin motornya. “Jadi kalian mau bicara apa?” “Lo ikut gue. Kita bicara di tempat yang nyaman. Gue dan Santi menarik Benny masuk ke dalam mobil. Selama perjalanan Benny hanya bengon

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD