Gue segera keluar setelah membayar taksi. Rumah bertingkat mewah dengan cat putih tulang menjulang di depan gue. Toko milk keluarga Kak Silvi. Di dalam tersedia berbagai macam dekorasi rumah dari berbagai anyaman rotan dan bahan alami lainnya. Keluarga Kak Silvi adalah pengusaha, memiliki banyak property, salon dan toko maupun ruko. Salah satu toko mereka adalah Stilo Home Dekoration.Dari bisik-bisik yang gue dengar toko ini dibuat untuk memudahkan para pengerajin memasarkan produknya tentu dengan standar yang sudah ditetapkan. “Kamu sudah datang?” Suara itu membuat perhatian gue dari tas rotan teralihkan. Kak Silvi terlihat anggun memakai gaun panjang dengan tali kecil. Antingnya yang bulat besar semakin membuat penampilan calon ipar gue semakin cantik. “Kakak mau bicara sesuatu?”

