POV Puspita Ting! Mau pergi ke mana kamu, Pus? Ingat kamu sedang hamil besar. Jangan cari masalah. Kucueki pesan WA Mas Rasya, tak ada niat membalasnya sama sekali. Kusentak napas kuat saat HP berdering nyaring. Panggilan dari manusia harimau itu. Kudiamkan saja. Dan karena ia kembali menelepon, akhirnya kumatikan. Tak tanggung-tanggung, kublokir nomernya sekalian. "Mau ke mana, Mbak?" Si supir menatapku dari spion. Aku mengusap mata, bingung hendak ke mana. Apa ke rumah Mama? Kuhela napas dalam, menggelengkan kepala saat ingat perkataan Ibu dan Mama dulu bahwa kalau ada masalah, tak seharusnya langsung pulang ke rumah seperti anak kecil. Baik Ibu atau Mama pasti akan mengomel jika aku sampai pulang. Atau ke rumah saja? Masuk ke dalam kamar lalu mengunci diri seharian. Tapi Mas Rasya

