Part 60

1543 Words

Aku membuka mata perlahan, memijit-mijit kening yang terasa pusing lalu mengernyit saat melihat Mas Rasya duduk tak jauh dariku dengan wajah babak belur. "Mas Rasya ...." Yang kupanggil tak menyahut. Ia hanya diam menatapku dengan wajah jengkel. Aku beranjak bangkit dari ranjang dan mendekat ke arahnya, mengusap wajahnya yang penuh bulir-bulir kebiruan. Ada darah yang mengering di sudut bibirnya. Aku mengusapnya, Mas Rasya hanya diam menatapku. Wajahnya begitu kaku, menatap istrinya ini dengan tak bersahabat. "Apa yang terjadi padamu, Mas? Rizal ... mana Rizal?" Aku menoleh ke kanan dan kiri. Tentu tak ada Rizal di sini karena ini adalah kamar kami. "Mas, apa yang terjadi? Siapa yang memukulimu, Mas." Kuusap lagi bibirnya, Mas Rasya menepis pelan tanganku, tatapannya padaku sama seka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD