Part 58

1513 Words

POV Puspita Mas Rasya mengemudi pelan menuju rumah, sesekali menatap ke arahku dan menghela napas. Wajahnya masih terlihat begitu jengkel. Padahal niatku baik ingin membuka usaha dan ia yang kelola, tapi reaksinya malah seperti ini. Memang apa salahnya kalau suami istri itu saling membantu? Bukannya semua masalah harus ditanggungnya sendiri. "Memikirkan apa sih, kamu?" Mas Rasya memperhatikanku sekilas. Langsung kugelengkan kepala. Aku terus berpikir bagaimana caranya agar bisa membantunya tanpa ketahuan. Atau ... senyumku mengembang saat sebuah ide melintas di benak. Mungkin, tak ada salahnya aku meminta bantuan Rizal. Walau hanya karyawan, tapi ia adalah orang kepercayaan Mas Rasya juga Mas Rofi. Aku langsung menatap lurus ke depan saat mobil tiba-tiba berhenti di depan sebuah warun

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD