Chapt. 19

1337 Words

"Kamu kenapa gak bilang sama aku sih?" "Maaf." "Kamu tahu gak sih aku itu khawatir. Kamu gak bisa pergi langsung begini tanpa bilang apapun." "Iya aku tahu, aku salah." Wanita itu mengehla nafas, "Ya sudah aku tutup dulu. Suami ku datang. Assalamualaikum." "Waalaikumsalam." TUT "Siapa?" "Siapa lagi." "Jangan marah terus dong." "Kamu bikin aku kesal tahu." "Ya kan aku gak tahu. Lagian kenapa harus kode? Aku gak paham." "Terserah deh." "Bun..." Waanita itu berhenti. Ia membalikan badannya menghadap sang suami dengan cemberut. "Apa?" "Jangan marah." "Aku gak marah, cuma kesel." "Iya aku salah. Jangan begini kasihan dedeknya." Wanita itu memukul bahu sang suami dengan gemas, "kamu sih." "Sudah jangan marah. Sekarang mau apa? Aku belikan." "Bener nih?" Laki-laki itu mengang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD