Erika menatapnya tajam. Namun beberapa detik kemudian salah satu sudut bibirnya terangkat. "Wahh.. siapa lagi ini? Pacarmu yang lain, Rachel?" cibir Erika. Gadis itu menghempaskan tangannya kasar dan menatap sosok di hadapannya dengan tatapan tak suka. Sementara Rachel bungkam. Ia bahkan tidak tahu apa yang harus ia lakukan. "Jangan membuat keributan disini," ucap orang itu dingin sebelum akhirnya pergi melewati meja mereka. Ia menatap sekilas kearah Rachel sebelum benar-benar membuang pandangannya. Rachel sedikit meliriknya dengan ekor matanya. "Wah, apa yang sedang terjadi di sini? Apa aku salah lihat?" Jimmy menatap Rachel dan Andrean bergantian. "Cihh.. dasar sombong. Siapa dia berani mencampuri urusanku?" Erika mendengkus dan kembali menatap Rachel tajam. "Hei, kau. Urusanku den

