32. Dinner

1700 Words

"Apa kabar Gas?" Ucap Sarah saat mereka berada di ruangan Bagas, Sarah tersenyum ramah sambil menelisik laki-laki tampan yang mungkin masih bertahta di sudut hatinya. Dua tahun tidak bertemu Bagas ia semakin menarik dan berkhariswa ditambah kini ia menjadi CEO perusahaan besar, Sarah tak menyangka akan bertemu kembali dengan Bagas dalam kerjasama bisnis seperti ini, bahkan ia belum mempersiapkan diri untuk bertemu Bagas setelah patah hati dua tahun lalu. "Alhamdulillah baik, kamu gimana? Sudah lama kita tidak bertemu," balas Bagas dengan ramah pula lalu memberikan sebotol minuman dingin dari dalam kulkas, Bagas duduk di sofa berseberangan dengan Sarah. "Bisa kamu lihat sendiri, aku baik," balas Sarah sambil mengedikkan bahu setelah menerima minuman botol dari Bagas. Setelah berbasa-bas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD