Satu bulan kemudian... Hari-hari bahagia Nidya rasakan semenjak resmi menjadi istri Bagas, ia memutuskan berhenti berkarir meskipun Bagas tak melarangnya, apapun pilihan Nidya Bagas akan selalu mendukung. Namun saat Nidya memutuskan memilih menjadi ibu rumah tangga seutuhnya Bagas bersorak senang dalam hati karena dari dalam hatinya Bagas sesungguhnya menginginkan hal itu, hanya saja Bagas tidak ingin memaksakan keinginannya. Setiap pagi Nidya bangun lebih awal untuk menyiapkan sarapan bersama Mbok Darmi meskipun Marni sudah berulangkali melarangnya karena sudah ada Mbok Darmi yang mengurus bagian dapur, Nidya bersikeukeuh ingin melakukannya sendiri. "Udahlah Nid biar Mbok Darmi aja yang masak," ucap Marni saat mendapati Nidya sedang serius berkutat dengan sayuran dan bumbu dapur. "

