27. Memories of Bali

1644 Words

21++ "Ayo," ajak Bagas menarik tangan Nidya menuju bibir Pantai Kuta sambil berlari kecil. Terdengar keras deburan ombak yang mencium bibir pantai dipadu dengan nyanyian burung cemara yang bersahutan semakin menyemarakkan suasana romansa yang tercipta di antara Bagas dan Nidya. Nidya tertawa lepas sambil mengikuti langkah Bagas, pagi itu adalah pagi terindah bagi Nidya dan Bagas, sambil bergandengan tangan mereka menyusuri bibir pantai menikmati lembutnya pasir putih yang terbentang luas menggelitik kaki telanjangnya. Di Pantai Kuta itu awal cinta mereka bersemi lima tahun silam dan sekarang cinta itu semakin subur dan mengakar kuat di relung hati mereka. "Terima kasih Nidya, sungguh ini adalah anugerah terindah dalam hidupku," ucap Bagas menoleh ke arah Nidya yang duduk di sampingnya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD