Duapuluhtiga

1952 Words

"Bahkan kini, apa selain doa yang bisa aku berikan?" - Radit ••• "Sorry, Dit. Rival..koma." Pernyataan Varel bagaikan petir yang menyambar langsung di hatinya. Membuat kepala Radit langsung berputar, dan kakinya melemas. Apa papa akan membawa Rival juga? "Tapi.. Rival pasti akan baik-baik aja kan? Rival pasti bangun kan?" "Maaf banget, Dit. Kondisi Rival bener-bener drop. Rival harus mendapat perawatan intensif di ICU." Kata Varel lagi. Suaranya bergetar. Tahu bagaimana sakitnya menjadi Radit yang mengetahui adiknya di ambang kematian. Varel tak bisa berjanji banyak, mengingat kondisi Rival yang jauh dari kata baik-baik saja. "Operasi, gimana sama operasi Rival?" Radit masih yakin akan ada jalan untuk kesembuhan Rival. "Sel kanker Rival menyebar sangat cepat, Dit. Kemungkinan dia s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD