"Apa aku menyerah saja?" - Rival ••• Sebenarnya Rival masih harus beristirahat hingga dua hari kedepan. Namun Rival urungkan, dengan alasan bosan, dan dirasa sudah cukup untuk mengistirahatkan tubuhnya. Sebenarnya lebih dari itu, dia hanya ingin menghindari Radit yang sejak kemarin mendiaminya. Apa harus semarah itu, saat dia hanya bertanya saja? Rival coba abai. Berusaha menganggap semua baik-baik saja, walau hatinya berkata sebaliknya. Tetap pergi ke sekolah dengan Aldi dan yang lainnya. Karena Revin sudah berangkat ke kampus lebih dulu. Mengejar dosen katanya. Mulai saat ini, dia siap menjadi Rival yang baru. Bukan lagi Rival si pembuat onar. Bukan lagi Rival si tukang bolos, dan langganan menyetor nama di buku pelanggaran. Mungkin kemarin dia masih bisa menyembunyikan semuanya di s

