29

1050 Words

Berada di ruangan Tian yang ada di kantor ketika sudah menjelang siang membuat tubuhku sakit semuanya dan hanya bisa berbaring di ranjang, entah sudah berapa kali Tian mengeluarkan benihnya ke dalam rahim. “Bagaimana kamu bisa meminum obat perangsang?” tanya Tian keluar dari kamar mandi. “Aku melihatnya lalu mencoba minum” jawabku mencoba menutupi apa yang dilakukan Adrian “aku mandi dulu badan lengket semua” Tian tersenyum membiarkan aku ke kamar mandi, hari ini aku berencana ke kampus bertemu dengan kedua sahabat aku untuk sekedar melepas rindu dan kebetulan Hilda sedang bimbingan dengan Ronald. Ketika aku keluar sudah tersedia pakaian ganti dan makanan dengan segera aku mengganti pakaian dan makan, rasanya perut aku lapar sekali karena sudah menghabiskan banyak tenaga. Tian menatapk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD