"Helo,siapa ni?",Amelia menjawab panggilan yang tidak dikenalinya."Hey sayang,ini mas kok".Putera yang menelefon Amelia menggunakan nombor Malaysia."Lho,tumben mas pake nomro Malaysia?",tanya Amelia penasaran."Ga penting sayang,yang penting sekarang kamu harus bersiap-siap,mas mau kamu bawa mas berjalan-jalan sekitar Kuala Lumpur,bangun ya sayang.Jam sebelas nanti mas jemput ya,daaaahh".Putus sepihak,Amelia mengelus dada nya bersabar dengan sikap kekasihnya itu.Lalu dia pun bangun,sebelum itu dia menghubungi mantan suaminya untuk bercakap dengan anak-anaknya kerna Amelia memamng mudah merindui anak-anaknya walau kadang tidak jumpa cuma beberapa jam,inikan pula beberapa hari.Kemudia barulah dia bersiap demi kekasihnya si Putera.
Hari ini Amelia dan Putera berjalan-jalan di salah satu gedung terbesar di Kuala Lumpur.Boleh dikatakan semua brand-brand yang ada dalam mall ini semuanya international brand.Ketika Amelia sibuk memilih baju,dan Putera sibuk memilih celana nya,datang seorang wanita menegur Putera."Putera???Kamu kan?Putera?Kok kamu di Malaysia??",tanya wanita tersebut dan Amelia menoleh melihat ke arah suara itu.Dia sempat mengerutkan dahinya sambil bergumam.'Ada rupanya kawan dia kat Malaysia ni,ingatkan takde'.Putera memejamkan mata sambil mengambil nafas dan itu dilihat oleh Amelia.Dan berfikir,kenapa dia bisa bertembung dengan perempuan satu ini.Perempuan ular pada Putera."Hey Sofia,kamu lagi ngapain di Malaysia?",padahal Putera tau Sofia memang bisa dibilang punya ramai pacar di seluruh dunia,kerna dulu dia sempat menjadi sekretari Putera dan pernah juga dia coba untuk menggoda Putera dengan keseksiannya kayak perempuan murahan."Oh,itu aku sama teman aku kok,kamu lagi ngapain di Malaysia?Tumben?",Sofiya membalasnya tetapi dalam waktu yang sama dia cuba mendekati Putera."Aku sama calon istriku disini,wanita asli Malaysia",jawab Putera datar,dia sebenarnya malas mau memperpanjangkan berbicara dengan manusia kayak Sofia."Mas?Ada apa mas?",Amelia telah mendapat kode dari Putera tadi sewaktu si Sofia lagi cuba mendekatkan dirinya,lantas dengan pantas nya Amelia terus mendatangi Putera."Hey sayang,gimana?Udah ketemu dress yang cantik-cantik atau mau aku yang memilihkan buatmu?",Putera sengaja melebih-lebihkan memanjain Amelia,dan pasti Amelia tahu akan hal itu."Iya,kayaknya mas,aku jadi bingung sih kerna terlalu banyak dress yang pas dibadanku,ini siapa mas?Teman?"Amelia sengaja menanyakan hal itu sehingga Sofia sendiri memperkenalkan dirinya."Hai,aku Sofia,mantan sekretari Putera selama bertahun-tahun".Amelia cuba mencerna ayat-ayat Sofia."Oh,kenalkan aku Amelia,calon istri Putera,salam kenal ya,mas,mari,aku mau tunjuk sesuatu buat mas",Amelia menarik pergi tangan Putera dan Putera menyeringai sendiri dalam hati.Fikirnya,bagus Amelia kerna sangat memahami dan peka terhadapnya.Sofia?Apa jadi?Dia mengepalkan tangannya sambil bergumam.'Cih,rusak plan aku!!Ga pa-pa Putera,hari ini aku lepaskan kau dengan janda jelek itu,lihatlah,aku masih cantik,bodyku lebih lingkuk berbanding calon istri mu itu,lihat saja nanti,kau akan merayu padaku'.
Setelah beberapa waktu,Amelia masih mendiamkan diri dan memilih membungkam.Dai cemburu?Iya.Dia penasaran?Iya.Putera tahu akan hal itu."Hey sayang mas,kenapa hmmm?Kamu kok diam dari tadi sayang",Putera cuba memulai perbicaraan.Entah setan apa yang merasuk Amelia,lalu dia pun menjawab dengan pertanyaan."Tadi tu siapa mas?Mantan sekretari atau mantan pacar yang ga sempat berjodoh?Aneh ya,kok bisa ketemuan dia Malaysia.Aku jadi kepikiran mas dan jujur aja aku nggak enak hati setelah melihat cara dia memperkenalkan dirinya tadi,sepertinya ada sesuatu yang tidak beres dengan kemunculannya".Kalian harus tahu ya,Amelia mempunyai instinct yang sangat kuat kalau soal sesuatu yang ga bagus akan berlaku terhadap dirinya.Kerna bertahun-tahun dia dihadapkan dengan mental breakdown.Jadi dia lebih peka dengan keadaan sekelilingnya."Iya sayang,benar,dia sempat jadi sekretari mas dulu tapi cuma 3 tahun.Seterusnya mas kasih warning sama nya kerna dia memang pernah coba goda mas dengan cara yang salah dan pastinya dia juga bukan tipe mas yang mas idamkan.Jadi mas juga kaget tadi kok bisa-bisa aja dia ada disini.Dan ga mungkin ini cuma KEBETULAN",Putera cuba mengiyakan apa yang di otak Amelia dan setidaknya dia juga sependapat dengan Amelia.Putera berniat untuk menghubungi Doni untuk meminta Doni menyiasat apakah Sofia ke Malaysia untuk sesuatu yang terbalik belakang?Atau memang sengaja dia memunculkan dirinya kerna mau merusakkan hubungan dia dan Amelia?Dengan pantas Doni melakukan kerja nya dan tidak sampai 45 minit,Putera telah mendapat jawapan.
Dari info yang Doni kasi buat Putera,sebenarnya Sofia tahu gerak-geri Putera semenjak Putera bercerai dari mantan istri keduanya.Dan semenjak itu,Sofia cuba membuntuti Putera dan of course tanpa pengetahuan Putera.Sofia memang perempuan ular yang sangat licik.Putera akan lebih berhati-hati kali ini.Putera sekarang sudah tahu dimana Sofia menginap dan Putera akan coba melecehkan plan Sofia.Dengan menghantar seseorang untuk memancing Sofia.