Sejam didalam mobi benar-benar tidak terasa, apalagi karena aku, Dewi dan Ryuzaki begitu asik membahas begitu banyak hal. Dengan adanya Dewi disini juga membuat suasana menjadi lebih hidup dan dipenuhi tawa. Akhirnya kami tiba disebuah restoran yang terliha begitu asri yang didekatnya dipenuhi oleh persawahan hijau membentang. Restoran ini terlihat cukup ramai, aku melihat rombongan wisatawan asing yang baru saja datang bersama-sama dengan kami. "Sudah pernah kesini?" tanyaku pada Ryuzaki. "Sudah, sudah dua kali." jawabnya singkat. "Oh." aku memperhatikan bangunan depan restoran ini terlihat seperti restoran-restoran pada umumnya, yang membedakannya adalah ketika kami bertiga berjalan masuk melewati bangunan utama restoran yang berada tepat didepan tempat parkir motor dan mobil. Dida

