HAVEN - Part 14

928 Words

Fiona duduk termenung di lantai kamarnya. Kedua matanya menatap lurus ke luar jendela. Hujan masih membasahi kota. Untuk kesekian kalinya, ia kembali menangis dan itu hanya karena satu orang. Keningnya yang terluka sudah diobati oleh Victoria. Wanita itu juga mengajaknya berbicara, namun Fiona masih butuh waktu untuk sendiri. Duduk sendirian di dalam kamar dengan cahaya yang temaram membuat pikiran dan hati Fiona menjadi sedikit tenang. Ia suka dengan suasana yang seperti ini, apalagi malam ini sedang hujan. Fiona suka mendengar suara hujan. Entah kapan kebiasaan itu di mulai, tetapi saat hujan turun, perasaan bahagia dan tenang langsung merasuki dirinya. Ia menyentuh keningnya. Rasa sakit itu sudah tidak terasa namun rasanya pindah ke hatinya. Sakit rasanya saat Haven mampu meluk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD