HAVEN - Part 20

955 Words

"Sesibuk itu kah, sampai tidak bisa menjawab telepon ku?" Selene menatap sendu Haven yang duduk di depannya. Saat ini mereka berada di kafe yang tidak jauh dari kantor Haven. Mereka duduk di dekat jendela, sehingga Haven lebih memilih menatap keluar daripada menatap wajah cantik Selene. Selene meneguk Americano nya, "kau marah karena aku menolak bertemu dengan orang tuamu?" ucapnya setelah menaruh kembali gelasnya ke atas meja. Haven masih diam. Tidak tertarik dengan topik pembahasan yang Selene katakan. "Aku minta maaf," Haven menarik nafasnya dengan panjang saat mendengar kalimat itu. "Aku minta maaf Haven," "Sudah terlalu sering kau melakukan ini kepadaku," Selene meneguk ludah. Sepertinya Haven sangat marah kepadanya. Haven mengarahkan tatapannya pada Selene. "Sudah lebih dar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD