Chapter 16

921 Words

*** "Bagaimana hari pertama kamu bersama Skayara? Menyenangkan?" Alaska yang cukup sibuk merapikan berkas, refleks mengangkat pandangan usai pertanyaan tersebut didapatkannya dari Prabu. Pukul sebelas siang, meeting barusaja selesai dan karena klien diantar oleh asisten Prabu, di ruangan rapat hanya tinggal Alaska bersama sang papi kesayangan. "Menyenangkan gundul Papi," celetuk Alaska. "Semalaman aku tidur diikat tali kalau mau tahu. Belum lagi kemarin aku diputusin dua pacar aku gara-gara Skayara. Padahal, aku sama mereka belum pacaran lama." "Bagus kalau gitu," ucap Prabu, yang justru tersenyum—membuat Alaska dilanda keki. "Tujuan Papi sewa Skayara kan memang untuk itu. Bikin kamu putus sama pacar-pacar kamu yang enggak jelas, terus buat kamu berhenti dari club. Minum alkohol hampi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD