*** "Papa." Baru keluar dari kamar mandi, Alaska bergumam setelah di layar ponselnya nama Prabu terpampang. Tidak di kantor, saat ini dia sedang berada di sebuah rest area karena memang setelah Skayara memberitahu kabar duka, keputusan untuk mengantar perempuan itu pulang, diambilnya. Tanpa izin pada Prabu, Alaska pergi begitu saja setelah Skayara mendapat izin dari sang papi, karena memang baginya izin Prabu tidak terlalu penting. "Halo, Pi, kenapa?" "Kamu di mana?" tanya Prabu tanpa basa-basi. "Barusan Fendi cek ke ruangan kamu, katanya kamu enggak ada. Jangan macam-macam ya, Alaska. Mentang-mentang Skayara pergi, kamu bukan berarti bisa seenaknya." "Aku di rest area, Pa," jawab Alaska, sambil mendudukan diri di bangku kosong yang tersedia. "Mau ke Cimahi." "Papa serius, Alaska. J

