Chapter 32

938 Words

*** Setelah mengobrol dengan Alaska sore tadi, perasaan Prabu mendadak tidak tenang. Terus mengkhawitarkan rencana perjodohan Alaska dengan Cassie, rasa takut akan gagalnya semua itu menghantui pikirannya. Tidak diam saja, Prabu mengambil tindakan dengan mengajak Dante bertemu, sehingga kini—di sebuah restoran, dia dan sang teman baik duduk berhadapan di sebuah meja. Tidak kosong, berbagai hidangan tersaji di sana sehingga sebelum memulai obrolan, Prabu dan Dante menyantap dulu makanan yang sudah dipesan. Tidak membawa pasangan masing-masing, dua pria itu hanya berdua saja karena memang ketika menelepon, Prabu hanya mengajak Dante. "Jadi kamu mau bicarain apa sampai ngajak aku makan malam di luar?" tanya Dante, yang sudah tidak sabar menunggu. "Apa ada hal serius?" "Ada," jawab Prabu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD