“Yakin mau makan satu aja?” tanya Harish saat melihat Shereen dengan tumpukan es krim berbagai rasa di atas cone-nya. “Ini belom abis, Harish.” Harish terkekeh dan kembali m******t es krim cokelatnya. Keduanya duduk di atas pasir, memperhatikan matahari sore yang mulai tenggelam. Mereka sama-sama terdiam, mata mereka fokus pada air laut yang berkilauan cantik. Kedua kaki mereka yang menyentuh pasir pantai terasa hangat. “Pantai ini punya cerita, loh...” gumam Harish. Shereen menoleh. “Cerita apa?” “Sebelum orang tua gue menikah, dulu di sini mereka sempet cekcok. Bunda nyerah sama cinta yang dia miliki. Dia udah gak kuat lagi liat Ayah sama cewek lain. Padahal, Bunda udah nungguin Ayah selama lima tahun.” “Wow, lima tahun?” Harish mengangguk. “Saat kelulusan SMA, Ayah harus ke Jerma

