Don't Worry Village

1108 Words

Perjalanan panjang tersebut selesai ketika mereka sampai di tempat tujuan sebuah desa yang di buat khusus untuk liburan dimana orang-orang akan menghilang sejenak dari tuntutan apapun dan menikmati alam, tanah yang lapang juga udaranya yang bebas polusi. Jauh dari hiruk pikuk kota Seoul yang kadang memuakkan. Persis seperti namanya 'Don't worry village' Musim gugur yang dingin membuat pohon persimmon berguguran daunnya menyisakan buah berwarna jingga yang siap di panen, Hye Ju suka buah persimmon terutama yang sudah di keringkan karena mengeluarkan rasa yang lebih manis atau di buat menjadi minuman yang segar meski buah mentahnya saja bisa ia nikmati dengan rasa kesat di bagian kulit juga buah persik yang siap di panen juga saat musim gugur. Apapun yang berhubungan dengan makanan selalu m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD