Hye Ju kembali ke kamarnya, ia lagi-lagi di buat terkejut sebab ruangan itu tidak jauh berbeda ukurannya dengan yang ibunya tempati dengan sofa dan tv yang sama besarnya. Oh Ya Tuhan. Ia tidak menyadari ruang mewah ini tadi. Jae Hyuk membantunya pindah dari kursi roda ke tempat tidur kemudian membenarkan posisi selimutnya. Pria itu tidak bisa menyembunyikan rasa khawatirnya seharian ini bahkan meski Hye Ju sudah di tangani dokter ia tetap saja mengerutkan kening ketika melihat luka gadis itu meski dengan perban yang menutupinya. "Kau membutuhkan sesuatu?" tanya Jae Hyuk setelah merebahkan tubuhnya di kursi yang ada di samping tempat tidur, mengusap punggung tangan Hye Ju dengan tatapan yang sama lembutnya. Gadis itu tertegun sekejap sebelum akhirnya Hye Ju menggeleng pelan tidak ingin mem

