Bab 64 LDML Genta membantu Tyas membawa kopernya yang besar, “Apartemenku ada di lantai atas,” kata Genta sambil menekan tombol lift. Ada satpam yang tersenyum ke arah Genta, “Malam, Pak,” sapanya. “Baru kembali, Pak Genta?” “Iya, Pak. Ini pacar saya mau tinggal di apartemen saya. Tapi, saya nanti tinggal di rumah mama saya dulu,” papar Genta dengan ringan. Sementara, Tyas merutuk-rutuk dalam hati. Enak saja dia main bilang kalau Tyas adalah pacarnya! Apa-apaan? “Oh, gitu, Pak?” satpam itu mengulang apa yang dikatakan Genta. “Ya, permisi, Pak,” pamit Genta sambil berjalan ke dalam lift. Wajah Tyas begitu tegang sama seperti suasana hatinya. Apa yang akan dia lakukan selama ada Genta di ruang apartemen itu. Genta denga santainya membuka pintu apartemennya. Keadaan di daamnya masih b

