Bab 32 LDML “Cari ini?” tanya seseorang, dari suaranya yang Genta kenal membuatnya kaget setengah mati. “Ras?” panggil Genta pelan, melangkah perlahan ke arah Tyas untuk mengambil ponsel itu. “Berhenti panggil aku Iras, aku Tyas!” pekiknya, lalu ponsel Genta dilempar Tyas ke ranjang. Matanya tajam menatap Genta. “Yas, aku tahu kamu marah dan kaget. Paling nggak, izinin aku, biarkan aku bertemu dengan Marvel. Anak kita, Yas, sekali saja, paling tidak sebelum aku mati.” “Lupakan Genta!” Air mata Tyas mengalir satu di pipinya. “Dia bukan anak kamu. Sejak aku melahirkan Marvel sendirian, aku sudah melupakan kamu, Genta! Jadi berhenti berharap kalau kamu akan bertemu dengannya, dan dia akan memanggil kamu Papa! Lupakan!” Genta menggeleng, kakinya melangkah lagi ke depan, lebih deka

