Felly mondar-mandir nggak jelas di depan kamar Tara. Wajahnya terlihat gelisah sembari memegang ponselnya yang hanya menampilkan layar hitam saja. Sepertinya Felly sedang menunggu panggilan dari seseorang. Umi Dewi yang kebetulan baru pulang dari butik itu, hendak menghampiri Tara di kamarnya, karena Umi Dewi pulang dengan membawa kantong belanjaan di tangannya. Mungkin Umi Dewi membelikan Tara sesuatu yang sangat diinginkannya. “Fel, kamu ngapain di depan kamar Tara?” tanya Umi Dewi yang melihat Felly ada di sana dengan wajah khawatir. Felly terkejut, ia tak tahu jika Umi Dewi akan pulang secepat itu. Biasanya beliau selalu pulang selepas magrib. Jangan sampai Umi Dewi mencurigainya. “Umi udah pulang?” tanya Felly yang berusaha untuk mengontrol diri. “Iya, Umi tadi baru pulang mengun

