Hari semakin gelap, mereka semua berkumpul untuk melingkari api unggun yang baru saja dibuat oleh Denis dan Farhan. Roy memainkan gitar di tangannya, mengalunkan sebuah lagu dan membuat yang lainnya ikut bernyanyi. Dari lagu cinta sampai lagu patah hati pun mereka tetap menikmatinya. Berbeda dengan Tara, ia tampak menatap Roy lama tanpa berkedip sedikit pun. Dia yang duduk berhadapan dengan pria itu, tiba-tiba mengingat masa lalunya bersama Roy yang terbilang singkat. Roy keburu berkhianat dan memilih untuk bersekutu dengan Sofia. “Kita main game, yuk.” Ajak Felly, langsung disetujui yang lainnya. “Gimana kalau kita main Truth or Dare. Biasanya gue kalau kemping main itu, seru banget,” usul Yoga yang akhirnya membuka suara. “Boleh juga, gimana peraturan mainnya?” tanya Farhan semangat.

