“Ma, tolong katakan padaku, apa yang kalian sembunyikan.” Begitu tiba di rumah kedua orang tuanya, Rinaldy bertanya tanpa basa-basi. Pikirannya dipenuhi dengan perkataan Viola tadi pagi, dan membuatnya tidak bisa berpikiran jernih. Kepercayaan Rinaldy pada kedua orang tuanya melebihi apapun, dan tidak ada kata yang sanggup Rinaldy ucapkan, jadi pada akhirnya kepercayaannya harus diremukkan begitu saja. Ruang tamu terasa sepi, padahal di rumah ada banyak orang. Terasa dingin dan terdengar suara guyuran hujan dari luar. Terlihat Anna dan juga Jhon saling menatap satu sama lain, dengan Rinaldy yang berdiri dengan tidak sabaran. Jenuh di otaknya membuatnya ingin tahu apa yang sebenarnya apa yang tidak dia ketahui. “Duduklah!” Anna mencoba menyikapinya dengan tenang, menghindari pertikaian y

