Malam itu juga, Rinaldy menghampiri Nina ke kontrakan gadis itu. Hal yang membuat Rinaldy tidak bisa berkata apa-apa adalah saat dia menatap dengan langsung, jika apa yang stafnya katakan memang benar. Dari yang Rinaldy dengar, jika semalam adik Nina sudah di makamkan. Dan sekarang ibu-ibu komplek sekitar memang berdatangan untuk menemani Nina yang terlihat tidak baik-baik saja. Hal itu benar-benar membuat Rinaldy sangat merasa bersalah atas apa yang sudah dia lakukan tadi pagi. Dia kehilangan kendali dirinya, Rinaldy terlalu marah karena Nina tidak memberinya kabar apapun. Kemarahan Rinaldy berujung pada hal yang tidak pernah dia pikirkan sebelumnya. Hal yang Rinaldy sadari, bahwa Nina memang tidak pernah bisa terlepas dari pikirannya barang sekalipun. Gadis itu adalah penyakit, sekali

