Suasana di apartemen Andreas semakin memanas. Lelaki itu menghimpit tubuh Vira hingga tidak ada lagi space bagi gadis itu untuk bergerak. Andreas tersenyum saat menatap wajah gugup Vira, dia menyukai hal itu dan semakin bersemangat untuk melancarkan aksinya. Vira yang sudah gugup hanya bisa berdoa dalam hati, agar dia tidak menjadi gadis bodoh malam ini. Vira bisa merasakan nafas hangat yang menerpa wajahnya. Menilik sedikit, Vira semakin dibuat gugup saat wajah Andreas sangat dekat dengan wajahnya. Sedikit lagi, bibir mereka pasti akan bertemu.Hampir bertemu, sebelum…. Kriukkk Mendadak Vira membuka matanya begitu suara perut keroncongan itu terdengar. Antara geli, dan kesal, Vira hanya bisa terkekeh menatap wajah Andreas yang juga terlihat syok. “Minggir, makan tuh nasi goreng!” Dor

