78 ~ Sunset (21+)

1997 Words

“Sini, biar aku saja!” Dengan sigap Rinaldy mendorong kursi rodanya, membantu Nina yang hendak turun dari ranjang. “Tidak usah mas!” “Tidak apa sayang, kemarilah!” Rinaldy keukeuh, dia membantu Nina ke kamar mandi. Padahal wanita itu bisa saja beranjak sendiri. Namun karena khawatir, Rinaldy tidak bisa berdiam diri. Nina hanya tersenyum, merentangkan tangannya yang dengan sigap di tangkap oleh sang suami. Kini Nina duduk di atas paha Rinaldy, keduanya tersenyum dengan menatap satu sama lain. Cuaca di luar terlihat cerah, tidak hujan lagi. “Ayo berjalan-jalan ke taman sayang, aku jenuh berada di kamar saja beberapa hari ini!” “Kamu jenuh menatap wajahku, hmm?” Rinaldy mengecup bibir Nina, lalu mengacak rambut wanitanya itu, “tega sekali kamu mengatakan demikian. Padahal wajahku kan mas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD