Pihh!

2009 Words

“Ya, dia Arkana.” Revano menatap ke belakang di mana Adam berada. “Ada apa?” “Anak itu sudah beberapa kali datang dama mimpiku, Rev.” “Maksudmu?” Revano bingung dengan maksud Adam. Indra pendengaran Revano dengan suara bising mobil pun membuat Revano mengalihkan pandangannya dan menangkap sebuah mobil di depan sana yang terlihat lepas kendali. d**a Revano naik turun bersamaan nafasnya mulai tercekat. Arah mobil tersebut seolah hendak menabrakan barisan anak-anak yang berada di sisi jalan. Revano cepa berlari ke arah mereka di mana posisi Adia yang paling depan dan juga dekat. Cittttttt…. Revano segera menarik lengan kecil Adia bersama satu bocah kecil satunya yang hendak terkena badan mobil. Revano memeluk bocah tersebut untuk melindungi mobil yang membanting stir ke arah para p

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD