Azhara and Revano

1811 Words

“Kau tak bisa senak dirimu menghentikan karyawan hanya dengan pengakuan sepihak!” seru seseorang tersebut memotong pembicaraan. Dengan santainya ia masuk ke dalam ruangan Pak Josep, tanpa mengetuk, tanpa permisi dan juga tanpa menyapa terlebih dulu. Sedikit banyaknya dia mendengar pembicaraan tersebut. Josep tersentak kaget, raut wajahnya berubah panik saat melihat kedatangan petinggi HS yang datang secara tiba-tiba. Seseorang petinggi tersebut berdiri diambang pintu bersamaan kedua netranya pandangi beberapa orang yang ada di dalam ruangan seorang Manager HS dengan kepala menunduk. Josep langsung berdiri tegap, ia membungkukan tubuhnya untuk memberi hormat. Pria paruh bayar berusia lima puluh dua tahun itu berjalan mendekat dan mempersilahkan petinggi HS tersebut untuk duduk di singl

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD