Shita dan Wulan duduk di kantin sambil memandangi catatan tentang petunjuk pemecahan kasus dengan bingung. "Nyebelin banget sih cowok-cowok itu. Main kabur aja nggak punya tanggung jawab," olok Shita. Wulan hanya tersenyum. "Menurutmu sekarang kita mesti gimana? Apa kita melakukan penyelidikan sendiri aja sebelum mereka kembali?" tanya Shita. Wulan mengangguk lalu menuliskan jawaban pertanyaan Shita padanya di atas notes. Bagaimana kalau kita mulai dari menyelidi motifnya? Kita selidiki korban dan lima tersangka ini. "Hm ide bagus, bagaimana kalau kita tanya pada Arina dan Citra, kedua orang itu kan yang paling akrab dengan Elli di kelas," usul Shita. Wulan mengangguk setuju. Kedua siswi itu bangkit, mereka membayar bakso yang mereka pesan, kemudian menuju kelas X IPA 5. Suasana kela

