"Jangan bergerak kalau nggak mau mati!" ancam Ayah Wulan garang. Shita mati kutu, dia tidak mungkin menang melawan s*****a api. Igo pun tercengung. "Serahkan ponsel itu! Serahkan ponsel itu, atau tembak dia!" serunya kembali sambil mencekik leher Shita yang didekapnya. Igo mendesis dengan kesal. b******k ... bagaimana ini? Sekarang mereka terpojok. Dengan terpaksa Igo melemparkan smartphone barunya itu ke bawah kaki Ayah Wulan yang langsung diinjak-injak oleh si botak itu. Igo menangis tanpa suara melihat nasib ponselnya. Pria gundul itu qterbahak-bahak dengan wajahnya yang seperti setan. "Sekarang sudah nggak ada bukti. Kalau kalian kubunuh, maka semuanya beres," ucap pria di sela tawa. Ayah Wulan menekan pistol ke pelipis Shita dan bersiap menarik pelatuknya. "Mulai dari kamu dulu."
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


