"Naomi Messhana Elois, apakah kamu seorang Janda ?" Mampus aku kenapa dia direktur baru kami. Mana Lea sudah judes sama dia waktu itu. Semoga aja dia tidak mengenal ku. Ujar Naomi dalam hatinya. "Hei apakah kamu bisu ? Saya tanya apakah kamu seorang Janda ?" "I-Iya Pak." terdengar sekali suara Naomi bergetar menjawab pertanyaan Fahlefi. "Hm, apakah bapak keberatan dengan status saya berkerja disini ?" Tiba-tiba Fahlefi menyeringai "Menurut kamu ?" "Makanya aku bertanya kepada Bapak apakah berkerja disini tidak boleh status Janda ?" "Kenapa kamu yang ngatur, apakah kamu mau aku PECAT ?" Naomi menelan air liurnya dengan susah payah, karena efek gugup. "Apakah kamu mendengar aturan yang saya beritahukan tadi apakah aku melarang dengan status Janda berkerja di perusahaan ini ?" Naomi

