Keesokan paginya Elanor, Caroline, Shawn dan Edward sarapan dengan berbagai macam hidangan yang disediakan Elanor dan pelayannya. Shawn makan dengan lahap sedangkan Edward tampak agak bingung. Dia makan bersama istri dan mantan kekasihnya. Baginya, ini aneh. Elanor membaca gelagat Edward. “Edward, apa kau sakit?” tanya Elanor. Edward menatapnya kemudian menatap Caroline. “Tidak.” katanya dengan mata tertuju pada Elanor. “Elanor.” Caroline memulai pembicaraannya. “Aku akan pergi ke rumah Bibiku. Dia meminta aku datang.” “Kalau begitu biar Edward menemanimu.” Edward menelan ludah. Caroline melirik Edward. “Aku sendirian saja.” “Tidak. Jangan begitu, selama kau bersama kami, kau adalah tanggung jawab kami, Caroline.” Caroline merasa tidak enak dengan Elanor. Dia yakin Edward b

