Tidak Diinginkan!

1130 Words

"Bu Ina?" ceplos Ita. "Iya?" Wanita pemilik nama Ina yang juga sebagai ART di kehidupan lalu Ita tampak kebingungan, "Mbaknya kenal saya?" "Ha? Emh.... nggak kok Bu. Kebetulan mirip sama ART di rumah yang baru mengundurkan diri. Saya kira orang yang sama. Hehe." Untung saja otak Ita bisa langsung 5G. Mungkin karena akhir-akhir ini ia sering terdesak makanya otaknya beradaptasi. "Oh. Hehe. Bukan Mbak. Saya baru pertama lihat wajah Mbak kok." Ita memandang barisan lauk di depannya. Aroma masakan Bu Ina menghancurkan bad mood yang disebabkan oleh Raga. Jika Ita berada di masa depan mungkin ia akan berujar, "masakan Bu Ina memang nggak pernah gagal," celetuk Ita tanpa sadar. Lagi-lagi ia membuat kesalahan. "Hm?" Raga berdehem. "E-enggak apa-apa." Syukurlah Raga tidak seberapa mendengar.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD