44 - Bungkam Darren

1065 Words

Faira baru sempat mendatangi Steve dua hari kemudian, karena ia tidak mendapatkan jadwal pemotretan. Itu pun, Faira datang di sore hari, sementara dirinya sudah berjanji pada Rizal bahwa Faira tidak akan pulang lebih jam tujuh malam, jika tidak bekerja. Basecamp cukup ramai ketika Faira datang. Ia tersenyum seadanya pada orang-orang, lalu membeku ketika berhadapan dengan Darren setibanya di dalam ruangan. Gadis itu langsung kikuk, menunduk, sembari membawa semua rambutnya ke belakang telinga. "Wih, udah sombong ya, yang udah pacaran sama Steve," kata Darren, yang terdengar seperti mengejek, dan mungkin memang begitu adanya. "Seru ya, mainin cowok b**o buat dapatin apa yang lo mau? Sampai-sampai, nama baik gue lo rusakin cuman buat capai impian lo!" Darren seharusnya sadar, bahwa mereka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD