Cais seketika merasa lemas ketika mendengar kabar kalau Cato dan Indi akan menikah, parahnya, ibunya menyetujui. Sedang ayahnya tidak bisa bicara banyak, karena itu adalah keinginan mereka berdua. Kedua orang tua Indi juga kabarnya telah setuju, Cais ketika merasa frustasi. Kenapa begitu cepat? Kenapa? Cais terus bertanya dalam hatinya? Yang Cais dengar, pertama mereka merencanakan pernikahannya tiga bulan lagi. Tetapi, atas permintaan ayah Indi diundur menjadi enam bulan ke depan. Kenapa seperti terburu-buru? Dia seperti tidak ingin beraktivitas lagi, seperti kehilangan semangat. "Cais, mama tidak bisa lagi menentang abang kamu. Kamu tahu kan kalau ternyata dia sangat serius dengan Indi. Memang tadinya mama berpikir kalau abangmu hanya tertarik sementara. Mama, saat itu nggak mau I

