Part 58 Penyekapan

1405 Words

Ketika terbangun di pagi hari, Cato mencium aroma yang begitu familiar, lembut menggoda juga memabukkan. Kemudian berbaring di sampingnya seorang wanita ramping, berambut pendek terurai. Terasa seperti rumah. "Morning, Sayang." Wanita itu tersenyum manis kemudian mengecup pipinya." "Di sini dong." Cato menggoda seraya meletakkan jari telunjuk ke bibirnya, kemudian sang wanita mencium bibirnya. Lembut dan basah. Menyenangkan sekali.  "Bangun, Sayang," bisiknya lirih. Kemudian sosok itu mengabur, menghilang begitu saja. Cato berusaha menggapai dengan tangannya.  Cato tercekat. Dia berusaha menggerakkan tubuhnya tetapi tubuhnya tak ingin bergerak. Cato berteriak tapi suaranya tak terdengar, dengan sekuat tenaga Cato mengepalkan tangannya, menggerakkan tubuh semampu yang dia bisa. Cato

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD