65. Flashback

2240 Words

Foto yang berada dalam bingkai usang itu memperlihatkan wanita yang tampak tersenyum sumringah, sembari mendekap seorang bayi merah yang tertidur pulas dalam pelukannya. Itu dirinya. Berada dalam gendongan sang bunda. Di sana, sosok yang berjasa menghadirkannya ke dunia dengan bertaruh nyawa, tampak masih muda. Tubuhnya berisi dan wajahnya berseri. Berbeda dengan beberapa tahun terakhir yang kian mengurus, dengan senyum sendu di wajah pucatnya. Diam-diam, ia memergoki wanita itu menangis pilu. Bukan meratapi penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Yang mungkin, membuat keberadaannya di dunia ini akan lebih singkat. Yang wanita itu rintihkan setiap malam, adalah namanya. Tak jarang, tangan yang tampak bak tulang terbungkus kulit itu menyentuh lembut surainya, dalam tangis tertahan. Han

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD