Kini Hana tengah bermain trampolin di timezone. Tempat bermain itu tampak sepi karena Hana memang menyewanya selama dua jam untuk dirinya dan ketiga temannya bermain. Setelah merasa bosan dengan permainan yang sudah dimainkannya selama hampir dua puluh menit itu, Hana mengajak Dinar untuk bermain tembak-tembakan secara virtual. Gadis itu benar-benar meluapkan emosinya melalui permainan tembak-menembak itu. Tak lama di layar milik Hana menampilkan kata "YOU WIN" yang sama sekali tak membuat si gadis merasa senang. "Gila, jago banget lo, Han. Gue udah kalah empat kali dari lima kali permainan," puji Dinar pada Hana. "Dahlah, capek gue." Hana meletakkan alat-alat ke tempat semula dan duduk bersama Ira serta Ana yang sedari tadi hanya memperhatikan Hana. "Kalian berdua gak main?" tanya Ha

