Duapuluh

1227 Words

Setelah menghabiskan makanan yang dibelikan oleh kakaknya tadi, Tesa keluar untuk membuang bungkusnya. Gadi itu memegangi perutnya karena kekenyangan. Namun, dirinya melihat Hana keluar dari dapur sudah dalam keadaan rapi hingga membuat sang adik penasaran ke mana kakaknya akan pergi. "Udah rapi aja, mau ke mana, Kak?" Tesa memutari badan kakaknya. "Mau ke bakery, bantuin Mama. Kamu jaga rumah aja, ya!" pesan Hana. Tesa ingin memprotes, tetapi Hana tiba-tiba bertanya mengenai hal yang membuat jantungnya hampr copot. "Oh, iya. Kamu tadi pulang bareng siapa? Tadi pagi Mama udah bilang sama Kakak kalau gak bisa jemput kita." Tesa menggaruk pelipisnya yang tak gatal, gugup sekaligus bingung. Jika berkata jujur, ia takut jika sang kakak akan marah. "Anu ... Tesa ... Tesa bareng Abian tad

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD