Tigapuluh Tiga

1284 Words

"Gue yakin pasti Tesa gak bakalan berani munculin batang idungnya di sekolah setelah ini." Dinar tertawa kencang. "Gue bakal pastiin dia gak akan pernah dapet kebahagiaannya lagi mulai dari hari ini. Gue bakal bikin dia makin menderita!" Hana menyeringai, merasa bangga akan rencananya yang kini sudah berhasil. "Apa, jadi selama ini Kak Hana kerja sama dengan Dinar dan dua antek-anteknya itu buat rundung aku selama di sekolah?" Dinar dan Hana yang duduk di meja terkejut melihat kedatangan Tesa yang tiba-tiba. Namun, ekspresi terkejut kedua gadis itu hanya sementara karena keduanya kini kembali menampilkan ekspresi wajah yang angkuh. "Tega Kak Hana sama aku? Kenapa Kakak lakuin semua itu?" Tesa mengguncang bahu Hana sambil menangis. Namun, tak ada raut iba yang tercetak di wajah gadis i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD