Epilog

331 Words

“Dugaan sementara, dua eksekutor yang menjemputnya, salah satunya adalah kawan pemberontaknya. Bisa jadi dia melumpuhkan satu eksekutor yang menjemputnya, dan segera menukar posisi sebelum dibawa ke lapangan eksekusi dengan memberinya serum kepatuhan agar si korban tak melawan dan terperdaya. Dia menyamar sebagai eksekutor di lapangan. Kami sungguh tak tahu kalau kelompok revolusioner itu menyelundup masuk melewati keamanan. Bahkan menyamar sebagai anggota kami. Kami akui kelalaian kami, Bu Presiden. “Beberapa dari kami telah menghapus coretan-coretan mereka. Internet dijaga ketat menghalau masuknya konfrontasi dari mereka. Pasukan kami telah sampai di tiga wilayah lain untuk menyebar dan mencari gerombolan pemberontak itu. Kami telah menambah pengawasan pula di daerah perbatasan. Rumah-r

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD