Fredi masih merasa gusar, hatinya kacau memikirkan Argetta. Dirinya berusaha mengacuhkan wanita itu. Mungkin dirinya yang sudah terlalu jauh memasuki hidup argetta. Saat ini dia berniat untuk melepaskan argetta. Keputusan yang baik mungkin untuk kehidupan Fredi. "Fred, kau tak apa." Edwin memasuki kamar Fredi. Memandang pria itu menikmati sebatang rokok miliknya. "Ed, aku akan kembali ke London. Kau dan faro tetap disini menjaga Argetta. Sebelumnya Aku akan ke New York." Seru Fredi. "Apa kau yakin. Jika ya Aku akan persiapan berangkatanmu." Kata Edwin. "Ehmmmm.." Di tempat Daniel, Argetta sedari tadi melamun di taman belakang mansion milik daniel. "Maaf, Nona Claudia. Apa ingin minum atau makan suatu." Seru Carol menghampiri wanita itu. "Tidak. Terima kasih." "Kau sudah lama disi

