“Damn bro.” Benny bersiul ketika rekaman berakhir sementara Alden hanya bisa mendesah dan terlihat putus asa. “Apa Milla benar-benar membentak pemilik butik itu? Dia terlihat sangat berbeda.” “Ya, dan aku hanya bisa merekamnya hingga adegan itu,” sahut Alden sedikit menggerutu. Saat ini mereka berdua sedang berada di sebuah toko tuksedo, toko terbaik, termahal, dengan kualitas paling premium yang bisa dijumpai di kota mereka tinggal. Dan ini merupakan kali ketiga Alden kesana sementara Benny menyeruput sampanye yang disajikan sebagai jamuan bagi tamu VIP sambil membuat lelucon tentang dirinya. Dia mengejeknya dengan sebutan pinguin berwarna. “Penjahit yang mengambil alih pekerjaan pada akhirnya menangis. Padahal menurutku pribadi jas yang dia buat sebelumnya sudah sangat bagus. Hanya s

