Aku Akan Selalu Ada Untukmu

1069 Words

Revana tersipu malu. Ah… dia benar-benar asal bicara dan sombong sekali saat itu. Mulanya dia memang punya tendensi demikian, tapi bersama Eliona dan menjalani pendidikan di asrama wanita membuatnya sedikit menahan diri dan memiliki setidaknya moralitas tersisa. “Astaga, kau masih mengingat itu?” Dia terkekeh. Lalu kemudian menatap sahabatnya lekat-lekat. “Tapi tidak hanya aku, kau pun juga kurasa membutuhkan sesuatu yang sama.” Eliona menggelengkan kepala sambil mengulum senyumnya sendiri. “Kurasa aku belum siap membuka hatiku untuk pria lain. Mungkin juga aku memang tidak akan pernah siap sampai kapan pun. Tapi kau tahu, hidup tidak melulu soal cinta, dan aku merasa cukup saat denganmu. Itu saja yang aku butuhkan saat ini. Sudah lebih dari cukup.” Eliona kemudian tiba-tiba saja mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD